Daihatsu Rocky 1.2 X CVT ADS(Kompas.com/Donny)
PT Toyota-Astra Motor dan PT Astra Daihatsu Motor melakukan special service campaign (SSC) atau recall terhadap masing-masing dua produk mobil mereka, Senin (3/3/2025).
Dua mobil tersebut adalah Agya produksi 22 Juli 2022-29 Juli 2024, Raize produksi 8 Juni 2021-16 Juli 2024, Ayla 1.2 CVT produksi Maret 2023–Juli 2024, dan Rocky 1.2 CVT produksi Juni 2021-Juli 2024.
Mereka meminta pemilik mobil dengan tahun produksi tersebut untuk mendatangi bengkel resmi terdekat.
Mengapa mereka me-recall empat jenis mobil tersebut?
Alasan recall Agya dan Raize
Toyota melakukan recall terhadap Agya dan Raize dalam rangka pemeriksaan dan reprogramming (software update) Electronic Control Unit (ECU) yang mengendalikan brake booster.
Brake booster merupakan komponen sistem rem mobil yang membantu pengemudi melakukan pengereman agar lebih mudah dan ringan.
Pasalnya, terdapat potensi malfungsi pada ECU mesin akibat pemrograman yang kurang tepat, sehingga ada kemungkinan brake booster tidak dapat bekerja secara maksimal.
“Situasi ini akan menambah jarak berhenti kendaraan yang membuat pengemudi harus memberikan tekanan yang lebih besar saat pengereman, sehingga berpengaruh terhadap keamanan kendaraan di jalan,” kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, dikutip dari laman resminya, Senin (3/3/2025).
Ia memastikan, proses recall akan dilakukan oleh teknisi ahli bersertifikat Toyota global sehingga prosesnya dapat berlangsung dengan cepat dan aman.
Estimasi waktu pengecekan hingga software update selesai, berlangsung sekitar 1 jam tanpa perlu penggantian komponen apa pun.
Pemilik Toyota Agya dan Raize disarankan melakukan booking service terlebih dahulu agar dealer dapat mempersiapkan stall dan teknisi, serta tidak perlu terlalu lama menunggu antrean.
Toyota memastikan, seluruh proses pemeriksaan hingga final check tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.
Alasan recall Ayla dan Rocky
Sementara, alasan di balik recall Ayla dan Rocky adalah untuk pemeriksaan dan pemrograman ulang software ECU Engine.
Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan potensi malfungsi yang mungkin dapat terjadi pada kondisi tertentu.
Malfungsi ini terjadi ketika pedal rem terasa lebih berat dan keras dari biasanya, sehingga jarak pengereman menjadi lebih panjang dari seharusnya.
“Sebagai komponen elektronik, ECU berfungsi mengontrol berbagai sistem pada kendaraan, salah satunya booster rem yang mengatur kinerja pengereman agar lebih optimal selama berkendara,” kata Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, dikutip dari laman resminya, Senin.
Ia merekomendasikan pemilik mobil tahun produksi tersebut dapat melakukan booking service terlebih dahulu agar proses penanganan lebih maksimal karena telah terjadwal dan tidak perlu menunggu terlalu lama.
“Kami berkomitmen memberikan kepuasan kepada pelanggan selama masa kepemilikan kendaraan dengan mengundang pelanggan Daihatsu Rocky dan Ayla tahun produksi tertentu yang masuk dalam daftar program ini untuk dapat melakukan pemeriksaan dan pemrograman ulang ECU bengkel resmi Daihatsu,” ujar Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor Sri Agung Handayani.
Sri Agung menambahkan, layanan ini gratis tanpa dipungut biaya apa pun dengan estimasi waktu pengerjaan yang berlangsung sekitar 1 jam tanpa perlu penggantian komponen apapun.
Nantinya, proses pemeriksaan dalam program recall ini akan ditangani oleh teknisi profesional di bengkel resmi Daihatsu dengan proses cepat dan aman.
Bagi para pelanggan yang ingin memastikan apakah kendaraannya menjadi bagian dalam program, ini dapat menghubungi jaringan bengkel resmi Daihatsu terdekat.